ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisa Risiko Keselamatan dan Kesehan Kerja (K3)Proyek Pembangunan Gedung Laboraturium Center Kabupaten Kampar
Bookmark Share

Text

Analisa Risiko Keselamatan dan Kesehan Kerja (K3)Proyek Pembangunan Gedung Laboraturium Center Kabupaten Kampar

Septiandi Syandani - Personal Name; Sapitri - Personal Name;

Industri konstruksi selalu memiliki potensi bahaya/resiko ketika masa pelaksanaannya. Untuk mengurangi dan mencegah resiko yang terjadi, diperlukan manajemen resiko yang baik. Manajemen resiko merupakan suatu cara dalam mengakomodir resiko yang mungkin terjadi dalam masa pelaksanaan konstruksi tersebut. Adanya manajemen resiko ini akan terlihat proses terstruktur dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengukur, memetakan, mengembangkan alternatif penanganan resiko selain itu juga dilakukan memonitor, dan mengendalikan penanganan resiko. Resiko keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi merupakan hal yang menjadi konsen karena memberikan dampak dominan ketika resiko tersebut terjadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi resiko, menentukan resiko dominan, dan merekomendasikan pengendalian resiko yang sesuai. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan yaitu dengan pendekatan FMEA (Failure Mode Effects Analysis). Metode FMEA merupakan salah satu teknik sistematis untuk mengidentifikasi dan mencegah resiko sebelum terjadi. Responden yang berkonstribusi pada penelitian ini yaitu sebanyak 20 responden. Data yang didapat dari responden itu dilakikan evaluasi proses kegagalan FMEA dilakukan dengan menggunakan tiga indikator yaitu Severity (S), Occurrence (O) dan Detection (D). Untuk menentukan nilai resiko dominan, ketiga indikator tersebut dikalikan dan menghasilkan RPN (Risk Priority Number). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 variabel resiko yang teridentifikasi dengan total 6 indikator resiko. Resiko dominan yang diperoleh dari hasil penelitian terdapat 2 indikator resiko yaitu : (i) pekerjaan galian tanah, (ii) pekerjaan pondasi sumuran dan pondasi tapak.. Rekomendasi terhadap resiko dominan yang dapat diberikan yaitu antara lain: (i) tangga akses, pagar pengaman, lampu penerangan (ii) pastikan kondisi besi tidak ada yang menonjol atau keluar, posisi dan kabel pengangkut harus dicek dahulu, wajib koordinasi dan sesuai SOP.


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sip 613.6 Sep a
232477
Available
Detail Information
Call Number
Sip 613.6 Sep a
Language
Indonesia
NPM
153110415
Publisher
Fakultas Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Kesehatan
Other Information
Petugas
Afrilla
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?