Text
Kendala Utama Produktivitas Tenaga Kerja Dalam Proyek Pembangunan Perumahan Bersubsidi Di Kota Pekanbaru
Produktivitas tenaga kerja memegang peran penting dalam menentukan sukses atau gagalnya suatu proyek. Perlu diketahui bahwa tidak semua pelaksanaan perumahan bersubsidi berjalan dengan baik sesuai rencana, salah satunya masih banyak faktor yang menghambat proses pembangunan perumahan bersubsidi. Kendala yang menghambat produktivitas tenaga kerja seperti kurangnya motivasi, keterampilan yang kurang, kondisi kerja yang tidak memadai, peralatan kerja, keterbatasan sumber daya, masalah kesehatan dan keselamatan kerja, juga masalah lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kendala-kendala produktivitas tenaga kerja dalam proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Kota Pekanbaru dan menetapkan kendala utama dari rangkaian indikator dalam variabel yang teridentifikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis data deskriptif dan analisis ranking. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Kota Pekanbaru menggunakan teknik snowball sampling kepada tenaga kerja dan mandor sebanyak 36 responden serta developer/pengembang sebanyak 30 responden dengan jumlah total 66 responden. Pengolahan data kuesioner menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS versi 25.0 untuk menguraikan nilai hasil dari penelitian dan mendapatkan nilai mean. Dari hasil penelitian menurut sudut pandang tenaga kerja dan mandor, tiga kendala utama produktivitas tenaga kerja dalam proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Kota Pekanbaru yaitu pada indikator pembayaran terlambat dengan nilai mean sebesar 4,61; kondisi cuaca buruk dengan nilai mean sebesar 4,47; dan bahan/komponen yang rusak dengan nilai mean sebesar 4,14. Sedangkan dari sudut pandang developer/pengembang, tiga kendala utama produktivitas tenaga kerja dalam proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Kota Pekanbaru yaitu pada indikator tenaga kerja tidak disiplin dengan nilai mean sebesar 4,63; bahan/komponen yang rusak dengan nilai mean sebesar 4,53; dan kondisi cuaca buruk dengan nilai mean sebesar 4,50.
No other version available