Text
Level Kognitif Taksonomi Bloom pada Soal Ujian Akhir Semester Genap Bahasa Indonesia Kelas x SMKN 2 Pekanbaru
Skripsi. Level Kognitif Taksonomi Bloom pada Soal Ujian Akhir Semester Genap Bahasa Indonesia Kelas X SMKN 2 Pekanbaru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan abad 21 yang menuntut peserta didik untuk memiliki beberapa kompetensi yaitu: kemampuan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, kemampuan mencipta, kemampuan belajar, kemampuan memahami dan menggunakan berbagai media komunikasi secara kompetensi pada Taksonomi Bloom. Maka sudah seharusnya setiap sekolah menerapkan Taksonomi Bloom. Fenomena yang ditemukan ialah MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) belum melakukan penyusunan soal sesuai dengan standarisasi kualitas butir soal ujian akhir semester genap. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase level kognitif Taksonomi Bloom pada soal ujian akhir semester genap Bahasa Indonesia kelas X di SMKN 2 Pekanbaru dengan jumlah soal sebanyak 50 butir soal pilihan ganda. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang mana hasil dari penelitian akan dideskripsikan, dianalisis, diinterpretasi, dan disimpulkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, dan hermeneutic. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis isi. Jadi hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase level kognitif pada soal ujian akhir semester genap bahasa Indonesia kelas X SMKN 2 Pekanbaru belum memenuhi proporsi yang sesuai dengan kelayakan soal Taksonomi Bloom. Pada soal level 1 (pengetahuan dan pemahaman) atau LOTS cenderung mendominasi sebanyak 72% dengan soal memahami (C2) dan mengingat (C1) maka dikurangi jumlahnya sesuai dengan proporsi soal sebesar 30%, Selanjutnya kemampuan dengan level 2 (aplikasi) atau MOTS persentase yang didapat terlalu rendah yakni kemampuan mengaplikasikan (C3) maka ditambah jumlahnya sesuai dengan proporsi soal sebanyak 40, Sedangkan pada kategori soal level 3 (penalaran) atau HOTS persentase yang didapatkan juga tergolong rendah sebesar 24% dengan soal menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6) maka perlu ditambah jumlahnya sesuai dengan proporsi soal sebesar 30%. Dengan demikian hitungan persentase akan sesuai dengan standarisasi kualitas butir soal ujian yang telah dibuat.
No other version available