Text
Analisis Relasi Makna Dalam Editorial Media Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya relasi makna dalam editorial Media Indonesia. Editorial adalah pendapat redaksi mengenai masalah aktual pada hari sebelumnya atau hari itu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, menganalisis, menginterpretasikan, dan menyimpulkan relasi makna dalam editorial Media Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Chaer (2014), Wijana & Rohmadi (2017), dan Djajasudarma (2012). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik hermeneutik dan teknik dokumentasi. Teknik keabsahan yang digunakan adalah triangulasi teori. Hasil penelitian dari analisis relasi makna dalam editorial Media Indonesia adalah sinonim terdapat 8 data seperti kata 'keterlibatan‘ dan ?partisipasi‘. Antonim terdapat 10 data seperti kata ?kuantitas‘ dan ?kualitas‘. Polisemi terdapat 2 data seperti kata ?jalan‘. Homonimi terdapat 2 data seperti kata ?pukul‘. Hiponimi terdapat 22 data seperti kata ?kendaraan‘. Ambiguitas terdapat 19 data terdiri dari ambiguitas leksikal terdapat 6 data seperti kata ?bakal‘ dan ambiguitas gramatikal 13 data seperti frasa ?gigit jari‘. Redundansi terdapat 23 data seperti penggunaan unsur yang berlebihan yaitu kata ?para‘ pada suatu kalimat. Secara berurut unsur relasi makna yang tertinggi hingga terendah ditemukan yaitu redundansi, hiponimi, ambiguitas, antonim, sinonim dan yang terendah yaitu polisemi dan homonimi. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Media Indonesia memiliki kata maupun kalimat yang berelasi makna yang membuat kalimat tersebut menjadi tegas dan menarik.
No other version available