Text
Strategi Dinas Sosial dan Pemakaman dalam Mengatasi Gelandangan dan Pengamis di Kota Pekanbaru
Penelitian ini dilakukan pada dinas sosial dan pemakaman kota pekanbaru dan satpol pp yang berlangsung pada bulan september sampai dengan oktober 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dinas sosial dan pemakaman dalam mengatasi gelandangan dan pengemis di kota pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung kepada Key Informan dan Informan. Adapun key informan dalam penelitian ini adalah kepala dinas sosial dan pemakaman kota pekanbaru dan satuan polisi pamong praja ( satpol PP ), sedangkan informan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada dilokasi tersebut dan juga gelandangan dan pengemis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori manajemen strategi menurut Fred R David (2012) meliputi pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi dan pengembangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa lemahnya pengawasan dari dinas sosial dan instansi terkait, dan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh dinas sosial kepada masyarakat untuk tidak lagi memberikan sumbangan berupa uang kepada gelandangan dan pengemis. Dan penegakan peraturan daerah No 12 Tahun 2008 yang belum maksimal, hal ini tidak memberikan efek jera kepada gelandangan dan pengemis sehingga mereka akan kembali lagi ke jalanan untuk melakukan kegiatan mengemis. Dengan begitu perlunya strategi yang tepat untuk mengatasi serta meningkatkan kemandirian dalam kehidupan gelandangan dan pengemis di kota pekanbaru.
No other version available