Text
Evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan(Pkh)Tahun 2020 DI Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
Permasalahan kesejahteraan sosial terus terjadi diberbagai wilayah di Provinsi Riau. Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan kesejahteraan sosial yakni dengan adanya PKH yang juga dilakukan di Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020 di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu beserta faktor penghambatnya. Metode penelitian ini kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada informan terpilih dan hasilnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020 di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dinilai belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2020 di Desa Pematang Berangan presentase penduduk miskin adalah sebesar 6,44%, naik dari tahun 2019 yakni sebesar 6,20% hal ini mengindikasikan Program Keluarga Harapan ini masih belum efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari segi efektivitas, pada tahun 2020 dari 58 penerima tidak ada satupun KPM yang graduasi. Dari segi efisiensi, usaha yang dilakukan hanya memberikan sosialisasi di tahun 2015. Dari segi kecukupan, masih terdapat balita dengan gizi buruk dan gizi kurang. Dari segi perataan, belum semua masyarakat pra sejahtera menjadi keluarga penerima manfaat PKH. Dari segi responsivitas, program ini sangat didukung masyarakat dan adanya pendamping PKH berperan penting dalam mekanisme pemberian PKH. Dari segi ketepatan, masih banyak masyarakat usia 15-25 tahun yang buta huruf, tidak tamat SD, SLTP dan SLTA sederajat. 2) Faktor-faktor penghambat terdiri dari minimnya kualitas validasi data dan rendahnya sosialisasi kepada masyarakat. Disarankan Pemerintah Desa Pematang Berangan untuk terus pemutakhrian data masyarakat miskin yang terintegrasi dengan sistem informasi data kependudukan. Perlunya edukasi secara berkelanjutan melalui berbagai media kepada mayarakat terkait untuk lepas dari kemiskinan dan kesadaran untuk menyampaikan data yang benar.
No other version available