Text
Adaptasi Operasional Pertambangan Emas Tampa izin (Peti) pada Reaksi Sosial(Studi Kasus di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi)
Adaptasi Operasional Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pada reaksi Sosial (Studi Kasus di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi) ABSTRAK Oleh Mawadda Dina Safitri Npm : 187510405 PETI merupakan singkatan dari pertambangan emas tanpa izin dimana usaha pertambangan yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau perusahaan yang dalam operasinya tidak memiliki izin dari instansi pemeritah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam mmeberantas maraknya PETI, Polisi Sektor Kecamatan Kuantan Mudik telah melakukan razia rutin dan menenggelamkan kapal serta membakar PETI, tapi operasional PETI tetap masih berlangsung hingga sekarang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan bagaimana adaptasi pengusaha PETI terhadap reaksi sosial formal di Kecamatan Kuantan Mudik. Pada penelitian ini permasalahan ditinjau menggunakan teori kriminologi yaitu teori anomie oleh Robert K. Merton terutama mengenai adaptasi inovasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan data utama penelitian yang diperoleh melalui wawancara dengan pekerja PETI, pemilik PETI, Camat, masyarakat sekitar dan Kepala Desa Pebaun. Berdasarkan hasil penelitan ditemukannya bahwa bahwa pengusaha PETI menjalin relasi mutualisme dengan oknum aparat penegak hukum terbukti saat hendak dilakukannya razia, oknum penegak hukum selalu memberikan informasi kepada pelaku sehingga terhindar dari razia. Oleh sebab itu, tidak ada efek jera bagi pelaku PETI sehingga operasional PETI masih berlangsung hingga sekarang.
No other version available