Text
Demontrasi dan Kekerasan (Studi pada Aksi Penolakan Mahasiswa Riau Terhadap Kebijakan Omnibuslaw)
Demonstrasi merupakan suatu aksi yang dilakukan oleh beberapa orang atau yang dilakukan secara berkelompok untuk melakukan gerakan menentang terhadap adanya kebijakan kemudian aksi tersebut dilaksanakan di depan muka umum, mahasiswa merupakan elemen masyarakat yang kerap melakukan aksi tersebut serta tidak jarang pula aksi demonstrasi yang terlaksana tersebut berujung pada kekerasan, seperti halnya yang terjadi pada aksi penolakan oleh mahasiswa Riau terhadap kebijakan omnibuslaw di depan gedung DPRD provinsi Riau yang juga berujung pada hadirnya aksi kekerasan yang memicu kerusuhan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta melibatkan narasumber penelitian yang terdiri dari kalangan mahasiswa, kriminolog, kepolisian dan masyarakat maka menghasilkan kekerasan terjadi antara mahasiswa dengan aparat kepolisian, berdasarkan teori konflik dan spiral of violence munculnya kekerasan dalam aksi demonstrasi ini disebabkan oleh adanya kebuntuan yang didapatkan oleh mahasiswa dalam konteks komunikasi yang kemudian menyebabkan timbul rasa kecewa dan pemberontakan kemudian hal tersebut ditanggapi oleh pihak kepolisian dengan berbagai cara yang dianggap oleh mahasiswa cara yang kasar kemudian hal ini memicu timbulnya kekerasan.
No other version available