ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengembangan Wilayah Daerah Tertinggal Berbasis Komoditas Karet Di Kecamatan Kampar Kiri Hulu
Bookmark Share

Text

Pengembangan Wilayah Daerah Tertinggal Berbasis Komoditas Karet Di Kecamatan Kampar Kiri Hulu

CHANDRA ANDIKA - Personal Name; ADE WAHYUDI - Personal Name;

Masalah ekonomi dan pengembangan daerah tertinggal merupakan masalah pokok dalam penelitian ini, oleh karena itu perencanaan perekonomian dan pengembangan harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang terus berkembang. Pengembangan wilayah adalah seluruh tindakan yang dilakukan dalam rangka memanfaatkan potensi-potensi wilayah yang ada, untuk mendapatkan kondisi-kondisi dan tatanan kehidupan yang lebih baik bagi kepentingan masyarakat. Kecamatan Kampar Kiri Hulu merupakan salah satu wilayah daerah tertinggal di provinsi Riau. Kecamatan Kampar Kiri Hulu memiliki potensi pada sektor perkebunan karet dengan luas 15.418 Ha, sehingga berpeluang untuk meningkatkan pengembangan ekonomi melalui pemanfaatan komoditas sektor perkebunan karet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pengembangan wilayah berbasis komoditi sektor perkebunan karet dalam peningkatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Untuk mencapai tujuan tersebut, hal yang dilakukan adalah Menganalisis sektor perkebunan karet terhadap kontribusi tingkat perekonomian dengan menggunakan metode Location Quotient (LQ), Menganalisis pendapatan hasil usaha petani karet dengan menggunakan Analisis Hasil Usaha Tani dan Merumuskan strategi yang akan disusun guna meningkatkan perekonomian dengan menggunakan metode Rapid Rural Appraisal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa karet termasuk dalam komoditas basis karena nilai LQ menunjukan angka lebih dari 1 selama 5 tahun terakhir, dalam Analisis Hasil Usaha Tani didapatkan bahwa total pendapatan petani adalah sebesar Rp. 35.560.350/Ha/tahun dengan keuntungan rata-rata sebesar Rp. 30.173.570/Ha/tahun, dan juga hasil perhitungan rasio kelayakan nya adalah 1,23 yang artinya komoditas karet layak untuk di jadikan komoditi utama untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.


Availability
#
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (teknik) pwk 711.5 cha p
231684
Available
Detail Information
Call Number
pwk 711.5 cha p
Language
Indonesia
NPM
173410081
Publisher
Pekanbaru : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Komoditas Basis, Karet, Location Quotient, Hasil U
Other Information
Petugas
Yolla Afrina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?