Text
Analisa Penyebab Terjadinya Premarure Failure setelah Pekerjaan Thermal Stimulation Dilapangan X-y-X Pada Reservoir Heavy Oil
Lapangan ini memiliki sumur produksi sebanyak 6183 sumur dan mempunyai reservoir yang mengandung minyak berat. karena nilai viskositas yang tinggi 118 cp dan diikuti dengan densitas yang kecil 22.4°API maka minyak dilapangan ini tergolong heavyoil sehingga sulit untuk di produksikan secara konvensional. Salah satu metode yang dilakukan untuk meningkatkan perolehan minyak pada reservoir heavy oil saat ini yaitu Thermal Stimulation mekanismenya adalah dengan menaikan temperatur di reservoir dan menurunkan nilai viskositas pada minyak berat,sehigga minyak direservoir dapat diproduksikan ke permukaan. Sedangkan karakteristik lapisan formasi dilapangan ini tidak kompak (unconsolidated) akan menyebabkan lebih mudah runtuh butir-butir pasirnya. Apabila pasir telah masuk kedalam primary sand control itu dapat menyebabkan penurunan peforma pompa dan bisa juga berhentinya proses produksi karena plunger stuck . Berdasarkan kondisi dilapangan yang ditemukannya kasus kegagalan pompa kurang dari 30 hari setelah pekerjaan thermal stimulation (premature failure) maka dilakukanlah penelitian ini, dengan memonitoring sejarah pekerjaan thermal stimulation, pekerjaan pompa. Setelah itu dilakukan pengolahan data menggunakan micorsoft excell, Tujuanya untuk mengelompokan penyebaran data, dengan metode density based clustering sehingga ditemukan sebanyak 411 well mengalami premature failure after job thermal stimulation, dari data tersebut dilakukan analisa dan identifikasi untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya premature failure setelah pekerjaan thermal stimulation dengan mengidentifikasi beberapa variabel diantaranya SSC dimana yang belum dipasang SSC berjumlah 379 well dan dilanjutkan dengan mengindentifikasi Special Pump berjumlah 157 well, diikuti dengan type completion yang mayoritas completion yang digunakan open hole berjumlah 357 well dan faktor lain yang menyebakan kegagalan pompa yaitu pengaruh formasi lapisan sand yang mayoritas terjadi pada lapisan (R,PK,P) terdapat sebanyak 359 well. untuk mengatasi permasalahan ini dapat dengan menerapakan rekomendasi yang dituliskan peneliti.
No other version available