Text
Analisa Penurunan Data Produksi pada Sumur l dengan Metode Dca dan Software Mbal untuk Menuntukan Cadabngan Minyak di Lapangan MTS
Perhitungan ini menggunakan Microsoft Excel Decline Curve Analysis Metode Trial Error & Chisquare dan Decline Curve Analysis Software Mbal. Kurva Penurunan Produksi (Decline Curve) adalah metode untuk menentukan potensi hidrokarbon yang terkandung didalam suatu reservoir (lapangan) hanya berdasarkan pada data produksi yang terdiri dari: laju produksi, produksi kumulatif dan waktu produksi. Dengan demikian metode penurunan produksi (Decline Curve) dapat diterapkan jika suatu lapangan sudah lama berproduksi. Secara umum, Decline terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu Exponential Decline, Hyperbolic Decline, dan Harmonic Decline. Berdasarkan harga eksponen Decline-nya atau lebih dikenal dengan "b". Harga b berkisar antara 0 sampai 1. Jika harga b = 0 maka jenis kurvanya adalah Exponential Decline, jika harga b = 0,1 – 0,9 maka jenis kurvanya disebut Hyperbolic Decline dan jika harga b = 1 jenis kurvanya Harmonic Decline. Analisis Decline biasanya digunakan oleh para insinyur untuk memperkirakan cadangan hidrokarbon sisa di beberapa abandonment conditions, dan meramal tingkat produksi di masa depan. Perhitungan decline curve ini menggunakan metode Trial Error & Chisquare dengan Microsoft Excel dan dengan menggunakan Software Mbal. Berdasarkan hasil kalkulasi data pada lapangan MST, diperoleh nilai Reserve dengan menggunakan Decline Curve Analysis yaitu sebesar 106 MSTB, Estimate Ultimate Recovery (EUR) Pada metode Decline Curve Analysis sebesar 1,64 MSTB kemudian dengan menggunakan Software Mbal nilai Reserve sebesar 106 MSTB, Estimate Ultimate Recovery (EUR) Pada metode Software Mbal sebesar 1,64 MSTB. Production History sebesar 1,54 MSTB. Pada penelitian ini menggunakan metode Trial Error & Chisquare dan Software Mbal. Penggunaan Metode Decline Curve Analysis memiliki hasil yang lebih baik Dibandingkan Software Mbal.
No other version available