Text
Analisis Kinerja Arus Lalu Lintas Satu Arah pada Kawasan Pusat Kota di Kota Selat Panjang
Kondisi lalu lintas Di kota Selat panjang tidak tertata dan masih belum rapi, bahkan dari sisi estetikanya pun tidak menunjukan kota selat panjang sebagai sebuah perkotaan. rekayasa lalu lintas satu arah juga dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan dan kecelakan serta untuk menciptakan keamanan berlalu lintas bagi para pengendara. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi analisis kinerja ruas jalan dan kinerja simpang tak bersinyal arus lalu lintas satu arah pada kawasan pusat kota. Metode penelitian ini adalah metode survei dan analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kinerja ruas jalan dan kinerja simpang tak bersinyal pada kawasan pusat kota di Kota Selat Panjang, pada Hari Senin (weekday), Hari Jumat (spesialday), dan Hari Minggu (weekend), derajat kejenuhan (DS) terbesar terjadi dihari Minggu diruas Jalan Imam Bonjol dan Simpang Imam Bonjol sebesar 0,67 untuk simpang Imam Bonjol derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,77. Hal ini menunjukan untuk kinerja ruas jalan masih zona arus stabil 67% dari kapasitas jalan dan kinerja simpang tak bersinyal melebihi nilai yang di tetapkan MKJI 1997 dengan DS
No other version available