Text
Pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertahan dan Klingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti dalam Pemanfaatan Limbah Sagu Sebagai Pupuk Kompos (Studi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat)
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan limbah sagu sebagai pupuk kompos (studi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat) dan untuk mengetahui dan menganalisis Kendala dalam pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan limbah sagu sebagai pupuk kompos (studi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat). Ditinjau dari jenis datanya pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Secara keseluruhan pada hasil sebaran kuesioner terkait dengan pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan limbah sagu sebagai pupuk kompos (studi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat) yaitu kunjungan kekilang sebagai pengawasan langsung sangat jarang dilakukan sehingga pemilik kilang merasa tidak bersalah sedangkan pengawasan tak langsung juga kurang dilakukan hal ini terlihat dari tidak adanya pergerakan untuk menertibkan kilang tidak memiliki izin dengan mendata dan memverifikasi izin dari pemilik kilang. Kendala pengawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan limbah sagu sebagai pupuk kompos (studi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat) terdiri dari Birokrasi yang lemah, Pengawasan hanya dilakukan jika ada laporan dari masyarakat, Rendahnya verifikasi, Anggaran yang rendah, Prosedur pengawasan yang panjang, dan Pemilik kilang tidak tinggal di sekitar kilang.
No other version available