Text
Pengawasan Dinas Perhubungan dalam Penertiban Tonase Kendaraan di Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengawasan Dinas Perhubungan terhadap kelebihan di Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ditetapkan survey deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan pengawasan terhadap kelebihan tonase oleh Dinas Perhubungan belum berjalan efektif. 1). Penetapan alat ukur (standar) yang dilakukan pada saat melaksanakan pengawasan atas kelebihan tonase harus terpenuhi petugas lapangan yang dikomandoi oleh atasan (golongan III), penyidik PPNS, lokasi atau jalan yang akan diawasi, waktu dan durasi pengawasan, dan sasaran yang hendak diawasi yakni kelebihan tonase. 2) penilaian dalam melaksanakan pengawasan kelebihan tonase kendaraan angkutan yakni meliputi surat-surat pengemudi, suratsurat kendaraan dan kelengkapannya, surat jalan atas barang (jenis, jumlah/volume, asal, tujuan, dan pemilik), jenis kendaraan dan kesesuaiannya dengan kelas jalan. 3) penindakan, dalam aktivitas pengawasan kelebihan tonase semua kendaraan yang ditemukan terdapat pelanggaran dilakukan penilangan (sanksi/denda), pengurangan muatan (bongkar muat barang dan dipindahkan ke kendaraan lain), penahanan kendaraan untuk sementara waktu. Jika pelanggaran ringan yang ditemukan hanya diberikan teguran atau peringatan lisan. Belum adanya tindakan lanjutan dari aksi penindakan seperti pembuatan rambu-rambu larangan dan lainnya. Hambatan yang ditemukan yakni alokasi anggaran yang masih minim, jumlah personil atau pegawai yang masih kurang, belum adanya kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hulu tentang lalu lintas angkutan dan jalan, dan terakhir pengemudi dan pemilik angkutan yang membandel.
No other version available