Text
Aplikasi Biochar dan Pupuk Hayati petrobio Untuk Menikkatkan Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Daun(Allium Fistulosum l)
Penelitian dengan judul aplikasi biochar dan pupuk hayati Petrobio untuk meningkatkan pertumbuhan serta produksi tanaman bawang daun ( Alliumfistulosum L). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi serta pengaruh utama pemberian biochar dan pupuk hayati Petrobio terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman bawang daun. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun Agrowisata Universitas Islam Riau, Jln Kaharuddin Nasution Km 11, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini telah dilaksanakan selama tiga bulan terhitung dari bulan Oktober sampai Desember 2022. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dalam Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis biochar yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 0,5, 1 dan 1,5 kg per plot dan faktor kedua dosis pupuk hayati Petrobio yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 6, 12 dan 24 g per plot.Parameter yang diamati laju pertumbuhan relatif, tinggi tanaman, umur panen, panjang helaian daun terpanjang, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun, berat segar ekonomis tanaman, volume akar, lilit batang anakan terbesar dan berat kering biomassa tanaman. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi biochar dan pupuk hayati Petrobio berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur panen, panjang helaian daun terpanjang, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun, berat segar ekonomis tanaman, volume akar, lilit batang anakan terbesar dan berat kering biomassa tanaman. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan biochar 1,5 kg/plot dan pupuk hayati Petrobio 24 g/plot. Pengaruh utama biochar nyata terhadap semua parameter pengamatan perlakuan terbaik adalah pemberian dosis 1,5 kg/plot, pengaruh utama pupuk hayati Petrobio nyata terhadap semua parameter pengamatan perlakuan terbaik yaitu adalah pemberian dosis 24 g/plot.
No other version available