Text
Pengaruh Komposisi Campuran Terhadap Kuat Tekan Dan Daya Serap Air Paving Block Mutu Tinggi
Paving block mutu A merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai bagian struktural konstruksi dan bagian non-struktural konstruksi untuk beban berat. Untuk mencapai paving block Mutu A, diperlukan pengetahuan mengenai komposisi campuran yang tepat. Abu batu merupakan limbah yang dihasilkan dalam proses pemecahan batu, yang terdiri dari butiran yang kasar dan berwarna abu-abu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran yang tepat untuk mencapai paving block mutu A (mutu tinggi) dengan penggunaan abu batu dalam campuran paving block. Penelitian ini dilakukan dengan metode uji kuat tekan dan daya serap air berdasarkan SNI 03-0691-1996. Benda uji berbentuk persegi dengan dimensi 10,5 cm x 10,5 cm x 10,5 cm. Pengujian kuat tekan dan daya serap air dilakukan pada umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran dengan persentase semen 35%, dan variasi 65% pasir dan 0% abu batu, 60% pasir dan 5% abu batu, 55% pasir dan 10% abu batu, 50% pasir dan 15% abu batu, 45% pasir dan 20% abu batu, 40% pasir dan 25% abu batu, 35% pasir dan 30% abu batu, serta 30% pasir dan dan 35% abu batu. Hasil kuat tekan rata-rata paving block secara berturut-turut adalah 35,07 MPa, 40,97 MPa, 45,20 MPa, 48,37 MPa, 50,94 MPa, 53,29 MPa, 44,60 MPa dan 42,48 MPa. Sedangkan hasil daya serap air rata-rata paving block secara berturut-turut adalah 0,94%, 1,04%, 1,05%, 1,06%, 1,08%, 1,09%, 1,12%, dan 1,39%. Kesimpulan terhadap hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan abu batu di atas 25% terhadap berat total dalam campuran paving block mengakibatkan terjadinya penurunan kuat tekan. Sedangkan hasil daya serap air menunjukkan bahwa semakin besar variasi penggunaan abu batu pada campuran paving block maka semakin besar penyerapan pada paving block.
No other version available