Text
Analisa Kerusakan Jalan Berdasarkan Metode Bina Marga(Studi Kasus Ruas Jlan Tapung- Tandun Sta 0+000-Sta 5+000)Kabupaten Kampar
Jalan Tapung – Tandun merupakan jalan Provinsi yang menghubungkan antara kecamatan Tapung dengan Tandun, jalan Tapung – Tandun termasuk jalan kolektor kelas III yang memiliki panjang jalan 45,5 km dengan lebar jalan 7 meter. Dengan semakin meningkatnya transportasi seperti pada ruas jalan Tapung - Tandun saat ini, dimana peningkatan jumlah kendaraan tidaklah di ikuti dengan fasilitas yang memadai seperti kondisi permukaan jalan yang banyak mengalami kerusakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan apa saja yang terdapat pada lapis permukaan perkerasan lentur pada ruas jalan Tapung – Tandun, menganalaisis nilai kerusakan jalan menggunakan metode Bina Marga dan juga untuk mengetahui jumlah lalu lintas harian rata-rata pada ruas jalan Tapung – tandun. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis kerusakan jalan pada ruas jalan Tapung – Tandun adalah metode Bina Marga. Dari hasil survei kerusakan jalan yang terdapat pada ruas jalan Tapung – Tandun Kabupaten Kampar yaitu kerusakan retak, lubang, pelepasan butir dan alur. Hasil dari analisis kerusakan jalan berdasarkan metode Bina Marga, kerusakan retak STA 0+000 – STA 5+000 dengan persentase 3,748 %. Kerusakan lubang STA 0+000 – STA 5+000 dengan persentase 4,573 %. Kerusakan pelepasan butir STA 0+000 – STA 5+000 dengan persentase 5,848 %. Kerusakan alur STA 0+000 – 5+000 dengan persentase 2,537 %. Hasil analisis dari metode Bina Marga yang digunakan untuk menentukan program pemeliharaan jalan adalah 3, dimana hasil ini menunjukkan bahwa bahwa ruas jalan Tapung – Tandun termasuk kategori program peningkatan jalan. Hasil dari survei dan analisis data lalu lintas harian rata-rata (LHR) mendapatkan total kendaraan bernilai 5114 kendaraan/hari. Hasil survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) kendaraan yang paling banyak melewati ruas jalan Tapung – Tandun yaitu kendaraan Sedan, Jeep dan Station wagon dengan jumlah kendaraan sebanyak 2029 kendaraan/hari dan kendaraan yang paling sedikit melewati ruas jalan Tapung – Tandun adalah Truk 4 Sumbu 1.2-2.2 atau Trailer dengan jumlah kendaraan sebanyak 27 kendaraan/hari.
No other version available