Text
Kajian Kontruksi Hijau pada Produk Rumah Bersubsidi di Kota Pekanbaru
Perubahan iklim akibat pemanasan global semakin mempengaruhi alam dan kehidupan manusia, seperti menurunnya kualitas air dan juga lahan hutan yang semakin sempit. Sektor konstruksi menjadi salah satu konsumen energi dan air terbesar di dunia sehingga perlu adanya penerapan konsep konstruksi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat penerapan konstruksi hijau pada produk rumah bersubsidi di Kota Pekanbaru berdasarkan konsep konservasi dan efisiensi terhadap penggunaan energi dan air menggunakan metode EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies). Penelitian dilakukan di 3 lokasi perumahan bersubsidi di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan simulasi melalui aplikasi EDGE. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder berupa gambar kerja (as built drawing), dokumen 3D Sketchup, dan dokumen pendukung lainnya. Kemudian data tersebut diinput ke dalam aplikasi EDGE untuk menghitung tingkat efisiensi energi dan air. Hasil penelitian menunjukkan ketiga lokasi perumahan telah memenuhi standar minimum EDGE yaitu penghematan energi di atas 20% dan penghematan air di atas 20%. Perumahan Graha Timur Raya mencapai tingkat efisiensi energi 32,72% dan air 33,96%, Perumahan Dempo Residence mencapai efisiensi energi 20,11% dan air 29,25%, serta Perumahan Pesona Budi Luhur mencapai efisiensi energi 31,40% dan air 33,50%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk rumah bersubsidi di Kota Pekanbaru telah menerapkan konsep konstruksi hijau ditinjau dari aspek efisiensi energi dan air menurut standar EDGE.
No other version available