Text
Perbandingan Kuat Tekan Paving Block dengan Dua Tipe Semen
Paving Block (Bata Beton) merupakan suatu komposisi bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen atau bahan perekat hidrolis sejenisnya, air, dan agregat dengan atau bahan tambah lainnya (SNI 03-0691-1996). pada uji perbandingan ini, dua jenis semen yang berbeda akan digunakan untuk membuat paving block. Setiap jenis semen memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kuat tekan paving block. Tujuan dalam penelitian ialah untuk mengetahui berapa perbandingan kuat tekan terhadap dua jenis semen yang berbeda, penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen uji perbandingan kuat tekan dan daya serap air dengan jenis PCC dan Portland Tipe 1 berdasarkan SNI 03-0691-1996. Sampel yang akan dibuat ada 6 eksperimen diantaranya menggunakan jenis semen PCC dan 3 lagi menggunakan jenis semen Portland Tipe 1. Benda uji berbentuk persegi dengan dimensi 10,5 cm x 10,5 cm x 10,5 cm. pengujian kuat tekan dan daya serap air dilakukan pada umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran dengan persentase jenis semen PCC 30%, dan variasi pasir 70% dan abu batu 0%, 65% dan abu batu 5%, 60 pasir dan abu batu 10%. Dan persentase jenis semen Portland tipe 1 30%, dan variasi pasir 70% dan abu batu 0%, 65% dan abu batu 5%, 60 pasir dan abu batu 10%. Hasil kuat tekan rata-rata paving block umur 28 hari menggunakan jenis semen PCC dengan penambahan abu batu sebanyak 0%, 5%, dan 10% yaitu dengan mutu B, 311,3 kg/cm2, B 328.3 kg/cm2, dan mutu A 369,9 kg/cm2. Sedangakan menggunakan jenis semen Portland tipe 1 dengan tambahan abu batu sebanyak 0%, 5%,dan 10% yaitu dengan mutu B, 317,5 kg/cm2, B 331,4 kg/cm2, dan mutu A, 376,1 kg/cm2. Penyerapan air paving block pada umur 28 hari mengalami peningkatan setiap variasi penambahan abu batu sebesar 0%, 5%, 10%, baik yang menggunakan jenis semen PCC maupun jenis semen portland tipe 1. Hasil pengujian serap air menggunakan jenis PCC yaitu 0,76%, 0,87%, 1,36%, dan pengujian serap air menggunakan jenis Portland tipe 1 yaitu 1,23%, 1,53%, 2,34%.Kesimpulan dari hasil perbandingan kuat tekan dan daya serap air yang di dapatkan adalah dari kuat tekan yaitu 6,2 Kg/cm2,3,2 Kg/cm2, 6,2 Kg/cm2 , Dan hasil perbandingan daya serap air ialah 0,47 %, 0,66%, Dan 0,98. Kesimpulan terhadap penggunakan setiap penambahan abu batu dalam pengujian kuat tekan di jenis semen PCC mengalami kenaikan, dan penggunakan setiap abu batu dalam pengujian kuat tekan dengan jenis semen Portland tipe 1 juga mengalami kenaikan. Sedangkan hasil daya serap air menunjukkan bahwa semakin besar variasi penggunaan abu batu pada campuran paving block maka semakin besar penyerapan pada paving block.
No other version available