Text
Analisis Pengaruh Stages dan Frekuensi esp Terhadap Peningkatan Laju Alir Produksi Sumur x Menggunakan Simulator Pipesim
Kemampuan pompa Electric Submersible Pump untuk mengangkat fluida dapat menurun pada waktu tertentu, sehingga perlu dilakukan desain ulang pompa seperti menyesuaikan jumlah stages, dikarenakan jumlah stages yang dipasang tidak tepat. Selain itu, penentuan besar frekuensi pompa yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap penurunan kemampuan memproduksi fluida dari sumur. Sumur X merupakan sumur artificial lift yang menggunakan pompa ESP dengan tipe IND 750 memiliki jumlah stages sebanyak 213 stages dengan efisiensi pompa 57,9%. Pompa IND 750 menghasilkan laju alir produksi sebesar 759 BFPD yang masih berada jauh di bawah laju alir optimal sumur yaitu 969,33 BFPD. Pada grafik pump performance curve, pompa IND 750 memiliki range capacity sebesar 550-950 BFPD dan efisiensi pompa maksimal di 58%. Analisis sensitivitas variasi stages dan frekuensi dilakukan dalam bentuk skenario dari skenario I sampai skenario XVII, dengan jumlah stages yang di analisis sebanyak 149, 150, 151, dan seterusnya sampai pada 219 stages, dan besar frekuensi dari 66 Hz, 67 Hz, 68 Hz, 69 Hz, 70 Hz, 71 Hz, 72 Hz, 73 Hz, 74 Hz, 75 Hz, 76 Hz, 77 Hz, 78 Hz, 79 Hz, 80 Hz, 81 Hz, dan 82 Hz dengan tujuan untuk menentukan jumlah stages dan besar frekuensi yang sesuai pada sumur X agar laju alir produksi sumur tersebut mendekati laju alir optimal. Jumlah stages dan besar frekuensi yang dipilih yaitu berdasarkan laju alir yang mendekati laju alir optimal dengan efisiensi maksimal pompa sebagai parameternya. Berdasarkan penelitian yang diperoleh, hasil skenario yang dipilih adalah skenario XVII, dimana jumlah stages yang terpasang sebanyak 150 stages dan besar frekuensi 82 Hz dengan laju alir produksi sebesar 947,6 BFPD dan efisiensi pompa 58%.
No other version available