Text
Kesejahteraan Psikologi pada Penyalahguna Narkoba Setelah Menjalankan Rehabilitasi
Seiring dengan berjalannya permasalahan narkotika yang terus meningkat, maka perlu dilakukan upaya untuk memperoleh sebuah dukungan dari berbagai pihak dan segenap elemen dari masyarakat, baik instansi pemerintah, swasta maupun organisasi sosial kemasyarakatan untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui program yang dilandasi pemahaman bahwa permasalahan narkotika merupakan tanggung jawab bersama. Penyalahguna dan ketergantungan narkoba di Indonesia merupakan masalah serius yang menuntut partisipasi semua pihak untuk mencari solusi secara tuntas, lugas dan cepat. Badan Narkotika Nasional telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi bagi pengguna narkoba mulai dari biaya, lokasi dan waktu. Hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan fisik dan kesehatan psikologis penggunanya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis pada mantan penyalahguna narkoba setelah menjalankan rehabilitasi terhadap aspek penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, autonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi. Populasi dalam penelitian ini adalah para mantan pecandu narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah responden sebanyak 3 orang yang menggunakan teknik purposive sampling. Untuk metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis model Miles Huberman. Hasil penelitian ketiga informan telah melalui berbagai proses yaitu; pertama menyalahkan diri atas apa yang terjadi, kedua mengalami berbagai perubahan dari emosi dan perilaku, ketiga memiliki pandangan yang negatif terhadap diri sendiri atas apa yang terjadi, keempat informan mencoba memulai beradaptasi dengan lingkungan dan mencari kegiatan untuk menghilangkan rasa candu terhadap narkoba. Kemudian ketiga informan memiliki tingkat keejahteraan psikologis yag baik dan hasil observasi dengan keterangan skor tinggi hal ini terbukti dari keenam aspek kesejahteraan psikologis yang terjawab dan ketiga informan dapat memotivasi diri sendiri dan menerima keadaan yang dialami.
No other version available