Text
Gambaran Pola Asuh Permisif pada Remaja di SMP YLPI Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pola asuh permisif pada remaja di SMP YLPI Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali informasi tentang pola asuh permisif, faktor-faktor penyebabnya, dampaknya, serta bentuk pola asuh yang ideal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap orang tua, guru, serta remaja yang terlibat.
> Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif ditandai dengan aturan yang longgar, tuntutan yang rendah, serta kebebasan yang tinggi yang diberikan kepada anak. Kondisi ini sering kali disertai dengan kurangnya kontrol, pemberian hukuman yang jarang dilakukan, serta minimnya bimbingan dari orang tua. Dampak pola asuh permisif dapat bersifat positif maupun negatif. Dampak negatifnya meliputi perilaku impulsif, agresif, dan rendahnya kemampuan mengendalikan diri, sedangkan dampak positifnya meliputi berkembangnya kreativitas dan bakat anak.
Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa pola asuh yang menerapkan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak merupakan pola asuh yang paling sesuai bagi remaja di SMP YLPI Pekanbaru. Namun, penting untuk dipahami bahwa pola asuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi sosial ekonomi, usia, dan tingkat pendidikan orang tua.
>
> Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pola asuh permisif pada remaja beserta dampaknya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua dan masyarakat dalam memahami pentingnya penerapan pola asuh yang seimbang serta mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung perkembangan sosioemosional remaja.
No other version available