Text
Tingkat Kepuasan Peternak Ayam Ras Pedaging Terhadap Kinerja Kemitraan Pt. Semesta Mitra Sejahtera Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau
Kepuasan peternak plasma ayam ras pedaging menjadi salah satu faktor penting
dalam proses pengembangan usaha kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis: 1) Karakteristik peternak, karyawan, profil usaha ternak dan profil
PT.SMS; 2) Pola kemitraan antara peternak dengan PT.SMS; 3) Tingkat kepuasan
peternak terhadap kinerja PT.SMS; dan 4) Strategi peningkatan kepuasan peternak
terhadap kinerja PT.SMS. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rokan IV
Koto Kabupaten Rokan Hulu, menggunakan metode survei dengan sampel 20
peternak dan 1 karyawan. Waktu penelitian dilakukan selama 6 bulan, dimulai
dari bulan Juni-November 2022. Metode analisis data menggunakan analisis
deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, customer satisfaction index
(CSI) dan importance performance analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: 1) Rata-rata umur peternak 42,4 tahun, tingkat pendidikan 14,95 tahun,
pengalaman berusaha 2,9 tahun dan tanggungan keluarga 4 jiwa. Sedangkan untuk
karyawan PT. Semesta Mitra Sejahtera berumur 36 tahun, tingkat pendidikan 16
tahun, pengalaman berusaha 3 tahun dan tanggungan keluarga 3 jiwa. Rata-rata
jumlah kepemilikan ternak yang dimiliki oleh peternak sebanyak 15.300 ekor,
luas kandang 1.831,30 m2
, sumber modal berasal dari modal sendiri dengan
tenaga kerja sebanyak 3 jiwa. Profil usaha PT. Semesta Mitra Sejahtera berdiri
sejak tahun 2002 dihadapan Retno Widayati, SH, notaris yang berkedudukan di
Pekanbaru. 2) Pola kemitraan yang dijalankan PT. Semesta Mitra Sejahtera berisi
ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama, yang meliputi bentuk
kemitraan, prosedur dan syarat penerimaan mitra, hak dan kewajiban peternak
plasma maupun perusahaan, serta pelaksanaan hak dan kewajiban antara
perusahaan inti dengan peternak plasma. 3) Hasil IPA menunjukkan bahwa atribut
yang perlu ditingkatkan kinerjanya yaitu kesesuaian harga jual, ketepatan waktu
panen, ketepatan waktu pembayaran hasil dan pemberian bonus. Hasil CSI
menunjukkan bahwa atribut yang memiliki kriteria kurang puas yaitu ketepatan
waktu pembayaran hasil dan pemberian bonus. Secara keseluruhan nilai CSI
sebesar 75%, artinya peternak sudah merasa puas terhadap kinerja perusahaan. 4)
Strategi peningkatan berdasarkan IPA dan CSI yaitu: a) Kesesuaian harga jual;
mengkaji dan meninjau harga jual ayam dipasaran dan disesuaikan dengan harga
jual perusahaan; b) Ketepatan waktu panen; membuat sistem penjadwalan yang
lebih akurat dan sistematis, dengan minimal waktu panen 7 hari dari waktu yang
ditentukan; c) Ketepatan waktu pembayaran hasil; membuat penjadwalan yang
lebih baik dan rinci, paling lama 2 minggu setelah panen ; d) Pemberian bonus;
memperbaiki dan sedikit menurunkan Index Performance (IP), serta melakukan
sosialisasi terkait penanganan dan menejemen ternak yang baik.
No other version available