Text
Pengaruh Media Tumbuh Sekam Padi Dan Aplikasi Limbah Cair Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon Stamineus Benth)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi sekam padi
dan limbah cair kelapa sawit terhadap pertumbuhan stek tanaman kumis kucing.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas
Islam Riau pada bulan Juni sampai dengan September 2022. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama
adalah media sekam padi yang terdiri atas 4 taraf perlakuan yaitu, tanpa media
sekam padi, 25% media sekam padi, 50% media sekam padi dan 75% media sekam
padi. Faktor kedua adalah konsentrasi limbah cair kelapa sawit yang terdiri atas 4
taraf perlakuan yaitu, 0 ml/l air, 100 ml/l air, 200 ml/l air, dan 300 ml/l air.
Parameter yang diamati adalah umur bertunas, panjang tunas tanaman, jumlah
cabang, diameter batang, berat basah total tanaman, berat basah ekonomis tanaman,
berat basah akar, berat kering total tanaman, berat kering ekonomis tanaman, dan
berat kering akar. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur
(BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi
sekam padi dan limbah cair kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap panjang tunas
tanaman, jumlah cabang, diameter batang, berat basah total tanaman, berat basah
ekonomis tanaman, berat basah akar, berat kering total tanaman, berat kering
ekonomis tanaman, dan berat kering akar. Sekam padi memberikan pengaruh nyata
pada semua parameter pengamatan dengan media sekam padi terbaik pada media
50 %. Limbah cair kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap semua parameter
pengamatan dengan konsentrasi limbah cair kelapa sawit terbaik terdapat pada
konsentrasi 200 ml/l air.
No other version available