Text
Pelaksanaan Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Konseling (Bk) Dalam Mengatasi Murid Bermasalah Di Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Kab. Kuantan Singingi
Dari peneliti dilakukan di Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Kabupaten Kuantan Singingi sekolah tersebut terdapat 6 murid yang bermasalah disekolah, yang mana membuat guru bekerja extra untuk menangani kenakalan murid tersebut. Sedangkan dengan kondisi sekolah masihlah sangat amat baik dan masih banyak muridnya. Bimbingan dan konseling sudah terencana akan tetapi masih banyak murid yang menganggap bahwa bimbingan konseling itu hanya untuk murid-murid yang bermasalah saja. Sehingga ini menunjukkan bahwa bimbingan konseling hanya untuk murid yang nakal. Penelitian disini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran tentang permasalahan yang diteliti. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti objek yang bersifat alamiah, dimana peneliti dalam hal ini merupakan instrumen kunci dari penelitian tersebut. Teknik pengumpulan data dari metode kualitatif dilakukan secara trianggulasi, analisis data bersifat induktif, serta lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menggunakan teori penetrasi sosial Altman dan Taylor. Peneliti menggunakan teori ini dikarenakan pembahasan mengenai, pelaksanaan komunikasi guru bimbingan konseling terhadap murid bermasalah di madrasah Aliyah bahrul ulum kab. Kuantan singing. Menghindari diri sendiri selama masih banyak konflik yang dapat melemahkan pelanggaran. Pelaksanaan guru bimbingan konseling dalam mengatasi murid bermasalah sangatlah penting keberadaannya. Karena setiap murid memiliki potensi melakukan tindakan kenakalan, maka guru bimbingan konseling harus selalu siap siaga dalam dalam mengatasi serta membantu murid menyelesaikan masalah yang ia hadapi, baik dengan cara pemberian tata tertib berupa peraturan dan sanksi yang sudah diterapkan pihak sekolah ataupun konseling pribadi dengan murid dengan harapan akan terbentuk interaksi yang baik antara guru bimbingan konseling dengan murid bersangkutan. Karena tugas guru bimbingan konseling lebih khusus dibandingkan dengan guru mata pelajaran, yaitu untuk membantu murid dalam menemukan jati diri serta mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Tentunya semua itu juga tidak lepas dari pesan penting keluarga sebagai tempat pendidikan pertama bagi murid ketika berada dirumah.
No other version available