Text
Pengelolaan Air Limbah Laundry Menggunakan Pasir Silika-Arang Aktif Sebagai Media Filter
Industri laundry merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan dalam menunjang kesejahteraan perekonomian keluarga dan daerah. Limbah yang dihasilkan oleh industri ini berupa detergen dan berbagai kandungan zat kimia yang berbahaya serta menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Pencemaran lingkungan ini dapat ditimbulkan oleh air limbah dari industri laundry yang banyak mengandung polutan berupa lemak dan senyawa organik lain yang berasal dari pakaian kotor, beberapa senyawa kimia seperti natrium tripoli Fosfat sebagai pengisi, dan deterjen atau surfaktan yang sulit terombak secara alami di alam. Untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan dari limbah laundry ini, maka beberapa peneliti telah melakukan upaya pencegahan sebelum limbah ini dibuang ke perairan terdekat, seperti menggunakan media filter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai COD, BOD, pH, dan kekeruhan setelah dan sebelum melakukan filtrasi dan untuk mengetahui ketebalan media efektif untuk menurunkan kadar polutan, untuk limbah laundry. Dalam penelitian ini media yang digunakan untuk penyaringan menggunakan pasir silika dan arang aktif. Filtrasi dalam penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali penyaringan yaitu dengan 3 variasi ketebalan media filter. Pada variasi 1 ketebalan arang aktif 10 cm dan pasir silika 10 cm, pada variasi 2 menggunakan arang aktif setebal 10 cm dan pasir silika 20 cm, sedangkan pada variasi 3 arang aktif yang digunakan juga 10 cm dan pasir silika 30 cm. Hasil penelitian ini diperoleh nilai pH sebelum penyaringan; varaiasi 1; variasi 2; variasi 3 adalah (7.64;7.45;7.41;7.3). Nilai BOD sebelum penyaringan; varaiasi 1; variasi 2; variasi 3 adalah (185,2 mg/L; 136,9 mg/L; 92,61 mg/L; 88,58 mg/L). Nilai BOD sebelum penyaringan; varaiasi 1; variasi 2; variasi 3 adalah (380.5 mg/L; 253.1 mg/L; 243.6 mg/L; 216.5 mg/L). Nilai Kekeruhan sebelum penyaringan sebesar; varaiasi 1; variasi 2; variasi 3 adalah (285.3 NTU; 249.1 NTU; 211.8 NTU; 210.8 NTU). Dari nilai yang didapat untuk parameter BOD, COD, pH pada limbah yang telah dilakukan penyaringan berada pada range baku mutu yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk kekeruhan masih perlu dilakukan penelitian lagi menggunakan variasi media dengan ketebalan dan jenis media lain karena nilai kekeruhan yang didapat masih terlalu tinggi.
No other version available