Text
Pengaruh Sabar Terhadap Flourishing Pada Ibu-Ibu Yang Mengikuti Pengajian
Flourishing merupakan salah satu konsep yang dikaji dalam psikologi positif. Flourishing adalah sinonim dari level kesejahteraan mental yang tinggi dan melambangkan kesehatan mental. Salah satu faktor yang diasumsikan berpengaruh terhadap flourishing adalah sabar. Sikap sabar diketahui dapat terwujud ketika individu memiliki hubungan kedekatan dengan tuhan. Kedekatan dengan tuhan dapat diperoleh melalui keterlibatan diri dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian. Secara kuantitas diketahui bahwa kegiatan pengajian didominasi oleh kehadiran kaum ibu-ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sabar terhadap flourishing pada ibu-ibu yang mengikuti pengajian. Subjek penelitian berjumlah 125 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan adalah Three-Factor Patience Questionnaire (3-FPQ) dengan 11 aitem, dan skala PERMA Profiler yang berjumlah 23 aitem. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software smartPLS 3.0 M3. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sabar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap flourishing dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,314 dengan nilai p value 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 0.364. Hal ini menunjukkan bahwa tinggi tingkat sabar maka semakin tinggi tingkat flourishing pada ibu-ibu yang mengikuti pengajian, begitupun sebaliknya.
No other version available