Text
Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Fear Of Missing Out Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Di Universitas Islam Riau
Media sosial pada saat ini tidak lagi sebagai alat untuk mencari informasi, namun untuk mengetahui aktivitas lebih berharga yang dilakukan orang lain dibandingkan dengan pengalamannya sehingga menyebabkan munculnya ketakutan apabila tidak mengetahui aktivitas orang lain di media sosial yang disebut fear of missing out. Perilaku fear of missing out disebabkan beberapa faktor diantaranya rendahnya kontrol diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan fear of missing out mahasiswa pengguna media sosial di Universitas Islam Riau. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala brief self control scale yang diadaptasi oleh Arifin dan Mirra (2020) dari skala yang dikembangkan oleh De Ridder (2012) yang terdiri dari 10 aitem dan skala Online Fear of Missing Out (On-FoMO) yang diadaptasi oleh Kurniawan dan Rahayu (2022) dari skala yang dikembangkan oleh Sette, dkk (2020) berdasarkan teori Przybylski, dkk (2013) yang terdiri dari 20 aitem. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa pengguna media sosial yang didapatkan melalui metode probability sampling yaitu cluster random sampling. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Spearman Rho. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai korelasi -0,385 dengan nilai sig 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan negatif signifikan antara kontrol diri dengan fear of missing out mahasiswa pengguna media sosial di Universitas Islam Riau. Artinya semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah fear of missing out, begitu juga sebaliknya.
No other version available