Text
Pengaruh Pupuk Kotoran Jangkrik Dan Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Cabai Rawit(Capsicum Frutescensl) Pada Tanah Pmk
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama
pupuk kotoran jangkrik serta NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan dan produksi
tanaman cabai rawit pada tanah PMK. Penelitian telah dilakukan dikebun
Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution
No.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
Penelitian dilakukan selama 6 bulan terhitung dari Februari sampai Juli 2022
dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari
2 faktor yaitu faktor pertama adalah pupuk kotoran jangkrik terdiri dari 4 taraf
yaitu 0, 50, 100 dan 150 g per polybag dan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK
16:16:16 terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 5, 10 dan 15 g per polybag, setiap perlakuan
terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Pada satuan
percobaan terdapat 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sebagai sampel
pengamatan yang diambil secara acak sehingga diperoleh 192 tanaman. Parameter
yang diamati yaitu : tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah
pertanaman, berat buah pertanaman, berat buah perbuah dan jumlah buah sisa
pertanaman. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan
dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pupuk kotoran
jangkrik dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat
buah pertanaman, jumlah buah pertanaman dan jumlah buah sisa pertanaman
dengan perlakuan terbaik adalah kotoran jangkrik 150 g/polybag dan NPK
16:16:16 15 g/polybag. Pengaruh utama pupuk kotoran jangkrik berpengaruh
nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik adalah dosis
pupuk kotoran jangkrik 150 g/polybag sedangkan pengaruh utama pupuk NPK
16:16:16 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan dimana
perlakuan terbaik adalah dosis NPK 16:16:16 15 g/polybag.
No other version available