Text
Analisis Pemasaran Semangka Di Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak
Munculnya usahatani semangka hingga dapat menjangkau berbagai kegiatan
pemasaran. Pemasaran yang efisien tentunya akan menciptakan kepuasan kepada
konsumen dari aspek keterjangkauan harga. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui (1) Karateristik petani dan pedagang serta profil usahatani semangka,
(2) Saluran, lembaga, fungsi, struktur dan perilaku pasar pemasaran semangka,
dan (3) Besar biaya, margin, keuntungan, efisiensi dan farmer’s share pemasaran
semangka di Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Metode yang digunakan
adalah metode survey. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Koto Gasib
Kabuapten Siak. Pengambilan responden secara sensus, yaitu seluruh pedagang
dan petani semangka yang ada di Kecamatan Koto Gasib. Hasil penelitian
menunjukkan rata-rata (1) umur petani 36,75 tahun, tingkat pendidikan SMA,
pengalaman usahatani 5,38 tahun, jumlah anggota keluarga 4 jiwa, modal usaha
pribadi, skala usaha kecil, tenaga kerja 3 orang. Sedangkan untuk rata-rata umur
pedagang pengumpul 41,50 tahun, tingkat pendidikan rata-rata SMA,
pemgalaman berusaha 5,50 tahun, jumlah anggota keluarga 4 jiwa. Terakhir untuk
rata-rata umur pedagang pengecer yaitu 34,57 tahun, tingkat pendidikan 10,29
tahun, pengalaman berusaha 5,57 tahun, dan jumlah tanggungan keluarga 4 jiwa.
(2) Terdapat 2 saluran pemasaran, saluran I: petani – pedagang pengecer –
konsumen, saluran II: petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer -
konsumen. Lembaga pemasaran terdiri atas petani, pedagang pengumpul,
pedagang pengecer dan konsumen. Fungsi penjualan dilakukan oleh petani,
pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Fungsi pembelian, penyimpanan
dan pengangkutan dilakukan oleh pedagang pengumpul dan pengencer. Fungsi
permodalan, petani maupun pedagang menggunakan modal sendiri. Fungsi
informasi pasar dilakukan petani, pedagang pengumpul dan pengecer. Struktur
pasar berada pada pasar persaingan tidak sempurna, prilaku pasar dalam
Penentuan harga semangka ditentukan oleh pedagang pengumpul berdasarkan
harga pasaran yang berlaku. (3) Total biaya pemasaran saluran I sebesar Rp.
346,67/kg, saluran II sebesar Rp. 809,02/kg, total margin pada saluran I sebesar
Rp. 7000/kg, total margin pada saluran II sebesar Rp. 4.000/kg, keuntungan
saluran I Rp. 3.153,33/kg (pedagang pengecer), keuntungan saluran pemasaran II
Rp. 1.463/kg (pedagang pengumpul) dan Rp. 1.727,19/kg (pedagang pengecer).
Efesiensi Saluran pemasaran I (5%) Lebih efesien dari saluran II, (11,6%) dan
farmer’s share, saluran I 50% > saluran II 42,86%.
No other version available