Text
Analisis Usaha Agroindustri Keripik Pisang Di Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau (Studi Kasus Pada Usaha 7 Saudara)
Agroindustri keripik pisang merupakan usaha industri pengolahan hasil pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Karakteristik dan Profil usaha
agroindustri keripik pisang pada usaha 7 Saudara di Kelurahan Kampung Besar
Kota Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, (2) Penggunaan faktor
produksi, dan proses produksi pada usaha 7 Saudara di Kelurahan Kampung Besar
Kota Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, (3) Biaya produksi, produksi,
pendapatan, efisiensi, dan nilai tambah dari usaha keripik pisang 7 Saudara di
Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus usaha 7 Saudara.
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat
Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau mulai dari bulan Mei hingga November
2022. Responden dalam penelitian ini pemilik usaha dan 1 tenaga kerja. Hasil
penelitian ini menunjukan (1) Karakteristik umur pengusaha keripik pisang pada
usaha 7 Saudara 35 tahun dan tenaga kerja rata-rata 31.50 tahun termasuk pada
umur produktif kerja, pendidikan pengusaha 12 tahun setara dengan SMA, dan
pendidikan tenaga kerja 12 tahun setara dengan SMA, pengalaman berusaha
pengusaha 14 tahun hal ini menunjukkan pengusaha sudah berpengalaman,
pengalaman tenaga kerja rata-rata 10,5 tahun, jumlah tanggungan keluarga
pengusaha 5 jiwa, jumlah tanggungan keluarga tenaga kerja tidak ada. (2)
Pengadaan bahan baku di dapatkan dari supplier di sekitar Kabupaten Indragiri
hulu dan Indragiri hilir, penggunaan bahan baku untuk sekali proses produksi
yaitu 60 kg buah pisang, pengadaan bahan penunjang didapat dari pasar dan toko
yang berada di Kecamatan Rengat, penggunaan bahan penunjang seperti garam,
minyak goreng, gas LPG, plastik kemasan, label. Teknologi produksi yang
digunakan masih sederhana. Produksi yang dihasilkan sebanyak 30 kg/proses
produksi. (3) Biaya produksi senilai Rp 1.276.419,00/proses produksi, dengan
pendapatan bersih senilai Rp 823.581,00/proses produksi. Dengan efisiensi
sebesar 1,65 artinya usaha 7 Saudara menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Serta nilai tambah yang dihasilkan senilai Rp 17.600,00/Kg dengan rasio nilai
tambah sebesar 50,29%.
No other version available