Text
Pengaruh Pemanfaatan Spent Bleaching Earth Sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Kuat Tarik Beton
Beton merupakan material yang diperoleh dari pencampuran agregat halus, agregat kasar, air yang di ikat oleh semen. Dalam pembangunan infrastruktur saat ini, peran beton sebagai bahan konstruksi kian waktu semakin penting. Dalam hal ini, diperlukan gagasan dan ide untuk menciptakan inovasi material baru yang dapat menggantikan material yang sudah ada. Sebagai upaya dalam mewujudkan hal tersebut, muncul gagasan untuk memanfaatkan Spent Bleaching Earth, yaitu limbah padat hasil dari pengolahan minyak kelapa sawit sebagai bahan alternatif. Spent bleaching Earth (SBE) merupakan sisa limbah padat yang dihasilkan dari industri pemurnian minyak nabati, terutama saat proses pemucatan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan Spent Bleaching Earth terhadap kuat Tarik beton dan berapa kadar optimal dalam penambahan Spent Bleaching Earth yang dapat memberikan peningkatan yang signifikan dalam kuat tarik beton. Metode eksperimental ini dilaksanakan berdasarkan standarisasi SNI 7656-2012. Benda uji berupa beton silinder berukuran 15 x 30 cm dengan variasi penambahan SBE 0%, 3%, 5%, dan 7% terhadap berat semen dengan total 12 sampel. Hasil penelitian menunjukkan mengenai penggunaan Spent Bleaching Earth (SBE) dengan variasi 0%, 3%, 5%, dan 7% sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tarik beton pada umur benda uji 28 hari adalah 2,571 Mpa, 2,830 Mpa, 2,925, 3,043. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Spent Bleaching Earth dapat meningkatkan nilai kuat tarik beton secara signifikan. Dari hasil penelitian nilai kuat tarik tertinggi dihasilkan dari penambahan Spent Bleaching Earth 7%.
No other version available