Text
Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Sumatera Barat
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis terhadap objek wisata alam di Kecamatan Kamang Magek yang tidak terkembangkan, potensi alam yang ada hanya dibiarkan dan tidak terurus. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimana Strategi Pengembangan Objek Wisata di Kecamatan Kamang Magek oleh Pemerintah Kabupaten Agam, Indikator penelitian yang digunakan meliputi Attraction (Daya tarik), Accessibility (Aksebilitas), Amenities (Fasilitas Penunjang), Ancillary (Fasilitas Umum), Institutions (Kelembagaan). Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Strategi Pengembangan Objek Wisata di Kecamatan Kamang Magek oleh pemerintah setempat, mengetahui faktor yang menjadi penghambat pemerintah dalam mengembangkan objek wisata di Kecamatan Kamang Magek. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis data yang dapat diukur secara langsung berasal dari hasil metode observasi, wawancara satu lawan satu, melakukan focus grup dan metode serupa. Adapun Key Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Agam, sedangkan Informan dalam penelitian ini adalah karyawan dan staf kantor wali nagari Kamang Mudiak, dimana Nagari Kamang Mudiak adalah tempat potensi wisata alam berada, serta masyarakat sekitar di lokasi keberadaan objek wisata yang sedang diteliti penulis, yang total berjumlah 26 orang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti menilai dan menyimpulkan bahwa Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat dinilai belum dilaksanakan dengan baik karena melihat kondisi objek wisata alam ini sudah tidak pantas dijadikan objek wisata karena tidak adanya upaya pengembangan oleh pemerintah setempat maupun masyarakat setempat.
No other version available