Text
Studi Laboraturium Pengaruh Penambahan Cangkang Kemiri yang Karbonisasi Pada
Salah satu masalah yang muncul selama operasi pemboran adalah filtration loss dan free water yang disebabkan oleh hilangnya cairan (filtrat) dalam formasi. Kehilangan terlalu banyak cairan selama proses injeksi dapat menyebabkan defisiensi air dalam formasi, gesekan dalam ruang annular dan kerusakan formasi, sedangkan air bebas air bebas dari bubur semen dengan kadar air minimal dicampur tanpa menyebabkan kekentalan semen di atas 30 UC, jika menggunakan air Jika kurang dari kadar air minimum yang ditambahkan, akan terjadi gesekan. akan menyebabkan peningkatan tekanan di ruang annular dan menyebabkan korosi. Untuk Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka perlu dilakukan penambahan zat aditif mampu mengurangi filtrasi dan kehilangan air bebas. Salah satu cara mengatasi permasalahan ini yaitu penambahan additif yang mampu mengontrol filtration loss dan free water, Karbon aktif adalah alternatif aditif yang ramah lingkungan yang mampu mengendalikan kehilangan filtrasi dan air bebas tanpa mengubah suspensi semen pengeboran. Cangkang kemiri merupakan limbah yang dapat diolah menjadi karbon aktif yang memiliki sifat absorbs yang baik. Pembuatan cangkang kemiri menjadi karbon aktif melalui proses dehidrasi, karbonisasi dan aktivasi karbon secara fisika. Perkembangan terkini menunjukkan bahwa sekitar 60% kulit kemiri berpotensi menjadi limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah cangkang kemiri melalui proses dehidrasi, karbonisasi dan aktivasi karbon secara fisika untuk menghasilkan activated carbon.
No other version available