Text
Strategi Kepolisian Dalam Pencegahan Balap Liar Di Kota Bangkinang (Studi Kasus Pada Polisi Resor Kampar)
Rumusan masalah yang peneliti tarik dalam peneliti ini adalah Bagaimana strategi kepolisian dalam pencegahan balap liar di kota Bangkinang.Adapun tujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui apa saja strategi kepolisian dalam pencegahan balap liar di kota BangkinangMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan tipe deskripsi. Adapun Melizer, Reynold dan Petras mengatakan seluruh penelitian kualitatif dalam beberapa hal mengangkat perspektif fenomenologis yang memiliki arti, seorang peneliti harus memahami makna dari suatu peristiwa serta interaksi untuk biasa di situasi tertentu. Metode teori dasar yakni penelitian yang memiliki tujuan untuk mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya tidak pernah diketahui metode analisis konsep yakni menyelidiki suatu peristiwa untuk memperoleh fakta. Balap motor ilegal merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang memiliki tingkat resiko yang tinggi dan dapat membahayakan orang lain. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan ini dilakukan tanpa standar keselamatan yang memadai seperti penggunaan helm, jaket dan sarung tangan pelindung, serta aksesoris sepeda motor seperti kaca spion, lampu dan mesin yang kurang bertenaga. Selain itu, kebut-kebutan di jalan umum juga dapat memicu kemacetan lalu lintas dan menghambat kelancaran arus lalu lintas di wilayah sekitarnya. Hal ini tidak dimaksudkan untuk memberikan teladan dalam masyarakat atau lingkungan yang dapat menasihati atau memotivasi remaja untuk menghindari terlibat dalam kegiatan balap liar. Remaja-remaja ini, dan banyak yang remaja-remaja yang hobi dan banyak yang balap motor, sedangkan saran dan sirkuit tentang kegiatan balap di bidang ini tidak tersedia.
No other version available