Text
Analisa Pengaruh Durasi Waktu Pemakaian Heat Recovery Ventilator Terhadap Kualitas Fisik Udara Dalam Ruang
Peningkatan aktivitas industri dan transportasi menyebabkan produksi gas polutan yang tinggi sehingga menimbulkan pemanasan global. Pemanasan global akan berdampak pada peningkatan polusi atmosfer sehingga mempengaruhi temperatur udara. Temperatur udara yang meningkat disertai produksi gas polutan yang tinggi mempengaruhi kualitas udara didalam ruangan. Sebagai upaya mencegah peningkatan polusi udara dan partikel halus didalam ruangan, dibutuhkan ventilasi udara pada suatu ruangan agar terjadinya sirkulasi udara yang sehat dan nyaman. Heat Recovery Ventilator (HRV) merupakan perangkat ventilasi mekanis yang dirancang untuk memastikan sirkulasi udara yang sehat dalam ruangan dengan mempertahankan efisiensi energi. Penelitian ini menggunakan HRV yang sudah dilengkapi dengan 4 buah termoelektrik tipe Tecl-12706 pada bagian Heatsink HRV sebagai pendingin udara. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan kelayakan dan durasi dari penggunaan HRV berdasarkan pengukuran terhadap temperatur udara dalam ruang, kelembapan udara, intensitas cahaya, dan kecepatan ventilasi udara yang sesuai dengan standar kenyamanan fisik udara dalam ruang. Pengujian dilakukan selama 24 jam dengan selang waktu 1 jam diruangan kamar dengan ukuran 3 x 3 meter. Hasil penelitian memperoleh nilai rata-rata sebagai berikut ; Tin = 25,1 – 30,9°C, RH = 44 – 75%, Vin = 1,7 – 1,9 m/s dan intensitas cahaya = 40 – 125 lux. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan HRV sudah memenuhi standar kenyamanan fisik udara dalam ruang pada durasi waktu tertentu. Namun penggunaan HRV selama 24 jam dinilai dapat menyebabkan peningkatan kelembapan udara yang cukup tinggi dan tidak sesuai dengan standar kenyamanan fisik udara dalam ruang.
No other version available