Text
Analisa Variasi Jeda Waktu Pengaliran Media Pendingin Terhadap Unjuk Kerja Panel Surya
Kebutuhan energi dunia akhir-akhir ini sangat meningkat tajam, terutama dengan munculnya negara-negara industri raksasa. Fakta menunjukkan konsumsi energi terus meningkat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Terbatasnya sumber energi fosil menyebabkan perlunya pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi contohnya solar panel. Salah satu upaya untuk meningkatkan output panel surya adalah pendinginan permukaan panel surya, tetapi panel surya tidak bisa di aliri terus menerus karena akan mencapai temperatur dibawah temperatur optimal yaitu 25º-35°C, sehingga dibutuhkan jeda waktu pengaliran media pendingin. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah ada pengaruh diberi jeda waktu dalam pengaliran media pendingin terhadap unjuk kerja panel surya dan Untuk mengetahui jeda waktu mana yang memiliki unjuk kerja panel surya paling baik. Panel surya yang digunakan berkapasitas 180 Wp dengan jenis solar monocrystallin dengan jeda waktu pengaliran 5 menit,10 menit,15 menit,20 menit, dan 25 menit. Berdasarkan hasil percobaan semakin lama jeda waktu pengaliran ternyata hasil keluaran panel surya semakin menurun biarpun tidak terlalu signifikan. Performa terbaik pada jeda waktu pengaliran selama 5 menit dengan tegangan rangkaian terbuka (Voc) 40,1 V, arus hubung singkat (Isc) 4,8 A, daya maksimal (Pmax) 35,60 Watt, fill factor 0,886, daya keluaran (Pout) 170,53 W dan efisiensi lebih dari 16%. Sehingga dapat disimpulkan jika rata-rata intensitas matahari yang sama pada semua pengujian, maka jeda waktu pengaliran 5 menitlah kinerja panel surya paling baik.
No other version available