Text
Pengaruh Komposisi Coating Abu Boiler Dan Getah Nangka Terhadap Laju Korosi Baja Karbon Rendah
Baja ST 37 ialah baja yang memiliki kandungan karbon rendah. Permasalahan utama dari baja adalah korosi. Inhibitor berperan besar untuk melindungi umur pakai berbagai peralatan dalam dunia industry karena dapat menghambat korosi. Abu boiler ialah salah satu jenis abu yang digunakan sebagai inhibitor korosi karena mengandung silika. Silika merupakan senyawa logam oksida yang digunakan sebagai inhibitor untuk melindungi logam dari korosi. Getah nangka ialah salah satu jenis getah yang memiliki sifat elastis, daya rekat dan ketahanan panas sehingga getah nangka sangat cocok digunakan sebagai bahan coating. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi coating abu boiler dan getah nangka terhadap laju korosi baja karbon rendah. Metode pengukuran laju korosi yang digunakan ialah metode kehilangan berat. Komposisi coating (abu boiler : getah nangka) ialah 1:1, 2:1, 3:1, 1:2, dan 1:3 dan dilakukan perendaman selama 5 hari dan dihitung kehilangan berat, laju korosi, dan efisiensi inhibitor. Hasil dari penilitian ketebalan coating yang terendah yaitu pada komposisi coating 1:1 sebesar 0,21 mm, dan ketebalan coating tertinggi yaitu pada komposisi coating 1:3 sebesar 1,51 mm. Komposisi coating yang baik untuk menghambat laju korosi pada baja st 37 yaitu pada komposisi coating 3:1 dengan ketebalan 0,82 mm. Pada efisiensi inhibitor tertinggi pada komposisi coating 1:2 dengan ketebalan 1,44 mm dengan nilai 89,96710%.
No other version available