Text
Pengaruh Kuat Tekan Beton FC 30 dengan Bahan Tambah Limbah Bottom ASH Pembakaran AMP(Asphalt Mixing Plant)
PENGARUH KUAT TEKAN BETON FC 30 DENGAN BAHAN TAMBAH LIMBAH BOTTOM ASH PEMBAKARAN AMP (ASPHALT MIXING PLANT) FIRDAUS NPM:173110518 ABSTRAK Beton adalah campuran yang terdiri dari semen Portland atau semen hidrolik yang lain, agregat kasar, agregat halus dan air, dengan atau tanpa bahan tambah yang membentuk massa padat kuat dan stabil. Dalam hal tersebut sebagian orang mulai menggembangkan penemuan dengan menggunakan metode menggantikan dan menambah material dalam hal ini bahan tambah yang digunakan adalah limbah bottom ash yang berasal dari AMP (Asphalt Mixing Plant). Penelitian ini menggunakan silinder 15cm x 30cm persentase penambahan limbah bottom ash 5%, 10%, dan 15% dari berat semen. Metode yang digunakan untuk perhitungan campuran beton (mix design) berdasarkan SNI 7656-2012. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari. Nilai slump pada beton normal 90,3 mm, beton yang menggunakan campuran limbah bottom ash 5% nilai slump rata-rata yaitu 96,6 mm, pada persentase limbah bottom ash 10% nilai slump yaitu 100 mm, pada persentase 15% nilai slump sebesar 104 mm. Nilai kuat tekan pada beton normal 37,367 Mpa, beton yang menggunakan limbah bottom ash 5% nilai rata-rata kuat tekan beton yaitu 38,027 Mpa, sedangkan pada persentase penambahan bottom ash 10% nilai rata-rata kuat tekan beton yaitu 38,593 Mpa, dan persentase penambahan bottom ash 15% nilai rata-rata kuat tekan beton yaitu 38,970 Mpa. Jadi pada persentase bottom ash 5% nilai kuat tekan mengalami peningkatan kuat tekan sebesar 3% dari beton normal, kemudian pada persentase bottom ash 10% nilai kuat tekan mengalami peningkatan kuat tekan sebesar 5% dari beton normal, dan persentase bottom ash 15% nilai kuat tekan mengalami peningkatan kuat tekan sebesar 6% dari beton normal.
No other version available