Text
Pengaruh Pemanfaatan Limbah Hasil Uji Keausan Abrasi dari Batu 2/3 Sebagai Filler terhadap Krateristik Marshall Pada Aspal AC-WC
Aspal AC-WC (Asphalt Concrete - Wearing Course) adalah salah satu jenis campuran aspal yang digunakan sebagai lapis permukaan pada perkerasan jalan. Solusi yang dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan filler konvensional pada campuran aspal AC-WC adalah dengan memanfaatkan limbah hasil uji keausan abrasi sebagai pengganti sebagian filler. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui karakteristik marshall terhadap penggunaan limbah hasil uji keausan abrasi, Mengetahui berapa nilai kadar aspal optimum yang memenuhi karakteristik marshall dalam campuran AC-WC. Dengan menggunakan metode trial eror penelitian ini di lakukan di laboratorium PT. Vira jaya dengan mengacu pada Bina Marga 2018 (revisi2) sebanyak 15 sampel, dan di lakukan pegujian marshall. Hasil dari penelitian ini dengan komposisi maksimal dari campuran filler limbah hasil uji keausan abrasi Pada variasi kadar aspal dengan persentase 4,5%, 5%, 5,5%,6%, 6,5% maka didapatkan nilai kadar aspal optimum KAO di penelitian ini menggunakan metode trial eror dan di dapatkan hasil dengan kadar aspal 4,5% dengan VMA 15,33%, VFA 67,3%, VIM 5,5%, Stability 825,45Kg, Flow 2,4mm. Dengan kadar aspal 5% di dapatkan VMA 15,78%, VFA 66,6%, VIM 4,0%, Stability 845,73Kg, Flow2,9mm. Dengan kadar aspal 5,5% di dapatkan VMA 15,03%, VFA 72,26%, VIM 4,17%, Stability 1011,2 Kg, Flow 3,5mm. Dengan kadar aspal 6% di dapatkan VMA 15,7%, VFA 75,6%, VIM 4,8%, Stability 1121,44Kg, Flow 3,6mm. Kesimpulan yang dapat di ambil dari penelitian ini untuk semua campuran komposisi filler, komposisi maksimal dari campuran filler limbah hasil uji keausan abrasi didapat dari campuran 50% abu batu + 50% limbah hasil uji keausan abrasi dengan nilai VMA sebesar 16,96% , VIM sebesar16,96%, VFA 73,15%, Stability 1075,20 Kg, Flow 3,97mm. Pada variasi kadar aspal dengan persentase 4,5%, 5%, 5,5%,6%, 6,5% maka diperoleh nilai kadar aspal optimum dengan menggunakan metode trial error dan di dapatkan hasil dengan kadar aspal aspal 5,5% VMA 15,03%, VFA 72,26%, VIM 4,17%, Stability 1011,2 Kg, Flow 3,5mm. Dengan hasil trial error ini maka didapatkan lah KAO yaitu dengan persentase 5,5%.
No other version available