Text
Pengaruh Zat Ediktif Basf(Ace 8595)terhadap Variasi Umur Perawatan DAN Kuat Tekan Beton SCC
Beton adalah campuran yang terdiri dari semen Portland atau semen hidrolik yang lain, agregat kasar, agregat halus dan air, dengan atau tanpa bahan tambah yang membentuk massa padat kuat dan stabil. Disain campuran SCC sedikit berbeda dengan campuran beton konvensional. beton yang dikategorikan sebagai SCC maka penggunaan admixture yang dapat mereduksi penggunaan air serta mendapatkan beton dengan tingkat kelecakan (workability) yang tinggi mutlak di perlukan. Suatu campuran beton dapat dikatakan Self Compacting Concrete bila dalam keadaan segar (fresh concrete) memenuhi syarat-syarat flowability Penelitian ini menggunakan silinder 15cm x 30cm persentase penambahan zat adiktif BASF (master glenium ace 8595) 0,4%, 0,8%, dan 1,2% dari berat semen. Metode yang digunakan untuk perhitungan campuran beton (mix design) berdasarkan SNI 7656-2012. Pengujian dilakukan pada umur 3,7 dan 28 hari. nilai slump yang dihasilkan dari penambahan BASF 0,4% slump rata-rata 36,33cm. BASF 0,8% slump rata-rata 47,33cm dan BASF 1,2 % slump rat-rata 58cm. Setiap persentase penambahan zat aditif mengalami kenaikan nilai slump pada beton flow dan nilai kuat tekan beton SCC mengalami kenaikan yang dipengaruhi oleh banyaknya persentase pemakaian zat aditif master glenium ace (8595). Pemakaian persentase zat aditif master glenium ace (8595) pada 1,2% terjadi segredasi (tidak homogen) pada kondisi beton yang dapat mengakibatkan bentuk fisik beton yang keropos. Kondisi ideal pemakaian persentase zat aditif master glenium ace (8595) pada penelitian sebanyak 0,8% dari berat semen sehingga didapatkan nilai slump flow ideal dan nilai kuat tekan yang direncanakan.
No other version available