Text
Evaluasi Sensitivitas Paramaeter ESP Pada Aliran Commingle Terhadap Laju Produksi Minyak Menggunakan Software Prosper
Dalam proses produksi minyak, terdapat dua metode yang digunakan, yaitu metode semburan alami dan pengangkatan buatan. Pada metode semburan alami, fluida reservoir dapat mengalir ke permukaan dengan bantuan tekanan reservoir yang tinggi. Namun, apabila tekanan reservoir sudah tidak mampu lagi, maka digunakan metode pengangkatan buatan, salah satunya menggunakan Electric Submersible Pump (ESP). Penggunaan ESP didasarkan pada pertimbangan teknis dan ekonomis. Meskipun penelitian sebelumnya telah berhasil meningkatkan produksi minyak, namun terdapat penurunan produksi dan tekanan reservoir setelah 5 tahun produksi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan evaluasi skenario sensitivitas pada parameter jumlah stages, pump setting depth, dan wellhead pressure untuk mencapai produksi yang optimum dengan menggunakan software prosper. Dalam penelitian selanjutnya, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi produksi minyak, seperti pengaruh parameter ESP lainnya atau penggunaan metode pengangkatan buatan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek lain yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi minyak. Hasil penelitian dinyatakan bawah nilai AOF total sebesar 23,574.7 STB/Day dengan masing – masing AOF untuk setiap lapisan sebesar 13980.7 STB/Day (layer 1); 4,198.6 STB/Day (layer 2); dan 5,395.36 STB/Day (layer 3). Skenario sensitivitas dilakukan sebanyak 27 kali terhadap parameter PSD, jumlah stages, dan wellhead pressure. Dipilih skenario sensitivitas ke-15 dengan PSD sebesar 1,000 ft; jumlah stages sebesar 30; dan wellhead pressure sebesar 300 psi.
No other version available