Text
Pengembangan Aksesibilitas Wisata Air Terjun Batu Dinding Desa Tanjung Belit Kabupaten Kampar
Pengembangan objek wisata dengan basis yang baik harus didukung oleh komponen aksibilitas wisata yang baik. Aksibilitas memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk menjangkau suatu objek wisata. aksesibilitas merupakan salah satu aspek penting yang mendukung pengembangan pariwisata, karena menyangkut pengembangan lintas sektoral. Tanpa dihubungkan dengan aksesibilitas yang baik tidak mungkin sesuatu obyek wisata mendapat kunjungan wisatawan. Obyek wisata merupakan akhir perjalanan wisata dan harus memenuhi syarat aksesibilitas, artinya objek wisata harus mudah dicapai dan dengan sendirinya juga praktis ditemukan. Aksesibilitas menjadi faktor yang mempengaruhi kepuasan wisatawan. Aksesibilitas merupakan salah satu faktor yang membantu mempermudah perjalanan wisata para wisatawan yang akan berkunjung ke daerah wisata. Tujuan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah merumuskan pengembangan aksesibilitas wisata air terjun untuk menjadikan objek wisata diminati pengunjung dan membuat rasa nyaman, serta mengurangi hambatan yang mungkin terjadi dalam mengembangkan wisata Air Terjun Batu Dinding Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Metode analisis yang digunakan adalah metode campuran yaitu kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental Sampling sedangkan untuk teknik analisisnya menggunakan SWOT IFAS-EFAS. Adapun sasaran yang ingin dicapai yaitu (a) Mengidentifikasi kondisi eksisting aksesibilitas wisata Air Terjun Batu Dinding Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar (b) Mengidentifikasi persepsi pengunjung terhadap kesesuaian aksesibilitas wisata Air Terjun Batu Dinding Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar (c) Merumuskan Pengembangan aksesibilitas wisata Air Terjun Batu Dinding Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Hasil penelitian ini menunjukan pengembangan aksesibilitas wisata Air Terjun Batu Dinding dengan menggunakan teknik analisis SWOT IFAS-EFAS untuk skor total faktor strategis internal adalah 2,98 yang artinya faktor strategis internal berada pada posisi rata-rata, sedangkan untuk skor total faktor strategis eksternal adalah 3.04 yang artinya untuk faktor strategis eksternal ini berada pada posisi tinggi, artinya pengembangan aksesibilitas pada Kawasan Wisata Air Terjun Batu Dinding dapat terus tumbuh dan berkembang. Strategi ini menunjukan bahwa dapat tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan peluang yang ada.
No other version available