Text
Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SDN 105 Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca permulaan siswa kelas I, faktor yang mempengaruhi kesulitan membaca permulaan siswa kelas I, dan cara mengatasi kesulitan membaca permulaan siswa kelas I SDN 105 Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualtitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas ID dan guru kelas ID SDN 105 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar test, lembar observasi, pedoman wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Jenis-jenis kesulitan yang dialami siswa yaitu kesulitan mengenal dan membedakan huruf, kesulitan mengeja kata yang terdapat huruf diftong, konsonan, dan huruf imbuhan, membaca terbata – bata, dan pengucapan kata salah. Faktor yang mempengaruhi kesulitan membaca permulaan siswa yaitu faktor psikologis dan faktor lingkungan. Faktor psikologis terjadi karena kurangnya motivasi yaitu siswa kurang motivasi dan perhatian orang tua dan faktor lingkungan terjadi karena latar belakang siswa dirumah yaitu siswa tidak menempuh Pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan siswa tidak mengulang pembelajaran dirumah. Adapun cara atau solusi dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan siswa yaitu dengan menggunakan media pembelajaran, memberikan reward (hadiah), memberikan dukungan dan motivasi, dan memasukkan les membaca.
No other version available