Text
Tindak Tutur Ilokusi Dalam Acara Catatan Demokrasi Di TV One
Tindak Tutur Ilokusi dalam Acara Catatan Demokrasi di Tv One Tindak tutur ilokusi selain memberi informasi tentang sesuatu, juga lebih terkandung maksud dari tuturan yang diucapkan, dan juga harus memperhatikan konteks di dalam tuturannya. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tindak tutur ilokusi dalam acara Catatan Demokrasi di Tv One? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam acara Catatan Demokrasi di Tv One. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dalam penelitian ini adalah tuturan pembawa acara dan narasumber yang termasuk ilokusi dalam acara Catatan Demokrasi Tolak Penundaan Pemilu: Akhirnya Mahasiswa Turun ke Jalan di Tv One. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi dengan menggunakan teori dari Bungin (2017:231). Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ditemukan 150 data yang mengandung tindak tutur ilokusi. Kemudian dari lima bentuk tindak tutur ilokusi penulis hanya menemukan empat tindak tutur ilokusi yakni, asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Tindak tutur asertif ditemukan sebanyak 106 data tuturan. Tindak tutur ilokusi direktif ditemukan 30 data tuturan. Tindak tutur ilokusi komisif sebanyak 3 data tuturan, dan tindak tutur ilokusi ekspresif ditemukan sebanyak 11 data tuturan. Sedangkan tindak tutur ilokusi deklaratif tidak ditemukan dalam acara Catatan Demokrasi Tolak Penundaan Pemilu: Akhirnya Mahasiswa Turun ke Jalan di Tv One. Tidak adanya tindak tutur deklaratif di dalam penelitian ini, karena tidak terdapatnya unsur-unsur yang menyangkut peran institutional khusus, Sedangkan di dalam debat, apapun jabatannnya semua orang mempunyai hak berbicara sama rata dan semua setara di dalam perdebatan.
No copy data
No other version available