Text
Afiksasi Bahasa Pada Buku Wawancara Khayal Dengan Yung Dollah Karya Hang Kafrawi
Setiap bahasa Indonesia memiliki afiks, salah satunya Afiks Bahasa Melayu Pada Cerita Rakyat Wawancara Khayal Dengan Yung Dollah Karya Hang Kafrawi. Afiks adalah satuan gramatikal terikat yang di dalam suatu kata merupakan unsur yang bukan kata dan bukan pokok kata, yang memiliki kesanggupan melekat pada satuan-satuan lain untuk membentuk kata atau pokok kata baru. Masalah penelitian ini adalah bagaimana Afiks Bahasa Melayu Pada Cerita Rakyat Wawancara Khayal Dengan Yung Dollah Karya Hang Kafrawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Afiks Bahasa Melayu Pada Cerita Rakyat Wawancara Khayal Deng Yung Dollah Karya Hang Kafrawi. Data yang yang terkumpul akan di deskripsikan dan di interpretasikan secara terperinci sehingga dapatlah gambaran yang sebenarnya tentang afiks Bahasa Melayu Pada Cerita Rakyat Wawancara Khayal Deng Yung Dollah Karya Hang Kafrawi. Teori ini digunakan dalam penelitian ini adalah teori Ramlan, Chaer. Populasi penelitian ini keseluruhan Afiks Bahasa Melayu Pada Cerita Rakyat Wawancara Khayal Dengan Yung Dollah Karya Hang Kafrawi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode Deskriptif adalah merupakan data dalam bentuk kata-kata atau gambar bukan angka-angka. Teknik yang digunakan adalah teknik membaca, catat. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian, diketahui prefiks terdiri dari 6 buah afiks yaitu: prefiks {meN-} sebanyak 7 buah, prefiks {me-} sebanyak 2 buah, prefiks {ber-} sebanyak 3 buah, prefiks {mem-} sebanyak 4 buah, prefiks {se-} sebanyak 4 buah, dan prefiks {ter-} sebanyak 4 buah, sufiks terdiri dari 1 buah yaitu: sufiks {-an} sebanyak 4 buah, konfiks terdiri dari 2 buah yaitu: konfiks {maN-} sebanyak 1 buah, dan konfiks {ka-an} sebanyak 3 buah.
No other version available