Text
Studi Laboratorium Penentuan Oil Content pada Pemanfaatan Air Terproduksi Sebagai Fuida Pendorong di Lapangan X
STUDI LABORATORIUM PENENTUAN OIL CONTENT PADA PEMANFAATAN AIR TERPRODUKSI SEBAGAI FLUIDA PENDORONG DI LAPANGAN X INDAHSULISTIA WATI 193210251 Ringkasan Pada saat proses produksi crude oil di lapangan migas dilakukan, biasanya terdapat hasil samping yang juga ikut terproduksi bersama-sama minyak dan gas yaitu terproduksinya air formasi ke permukaan. Salah satu material yang terkandung dalam brine water adalah minyak (oil content). Oil content adalah kandungan minyak yang terakumulasi di dalam brine water (Sulardi, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerugian PT. SPR Langgak akibat terkirimnya sejumlah minyak yang tidak terdata karena nilai oil content yang tinggi. Dalam melakukan treatment untuk mengatasi oil content salah satu metode yang digunakan adalah dengan menginjeksikan bahan kimia yang disebut reverse demulsifier. Dilakukan pengujian menggunakan reverse demulsifier RD-2C1 dengan hasil nilai oil content yang tinggi dengan rata-rata 108,47 mg/L. Kemudian dilakukan perbandingan menggunakan RD-1 dengan hasil nilai oil content yang rendah yakni rata-rata 20.35 mg/L. Hal ini disebabkan oleh jenis reverse demulsifier, dosis dan temperature yang berpengaruh terhadap proses pemisahan minyak pada air. Sehingga perlu dilakukan evaluasi baik terhadap jenis reverse demulsifier ataupun dosis optimum yang dapat digunakan. PT. SPR Langgak akan mengalami kerugian apabila tidak menanggulangi dan tidak menindaklanjuti permasalahan ini dengan baik
No other version available