Text
Aplikasi Sensitivitas Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Co2 Storage di Saline Aquifer Menggunakan Software Cmg
Perubahan iklim global telah menjadi isu lingkungan yang cukup popular di dunia internasional. Peningkatan emisi karbon yang berasal dari bahan bakar fosil ini menyebabkan perubahan iklim secara global seperti perubahan pola cuaca, perubahan curah hujan, kekeringan, gelombang udara panas, dan berbagai efek lain yang dapat mengancam seluruh sektor kehidupan manusia. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mencegah emisi karbon yaitu Carbon Capture Storage (CCS). Terdapat beberapa tipe reservoir yang cocok dalam menyimpan karbon dioksida seperti coal seams, depleted oil and gas reservoirs, dan saline aquifer. Berdasarkan teori diatas, dilakukan studi untuk melihat karbon dioksida yang tersimpan di saline aquifer. Perlu dianalisis parameter – parameter yang mempengaruhi sensitivitas dari penyimpanan karbon dioksida agar dapat menjadi evaluasi dan menjadi pertimbangan dalam membuat skema untuk menyimpan karbon dioksida. Adapun parameter yang akan diuji pada penelitian ini diantaranya porosity, permeability, thickness, reservoir temperature, residual gas saturation dan maximum bottomhole pressure. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan simulator GEM-CMG untuk membuat base case model dan CMOST untuk melihat parameter yang paling berpengaruh dalam menginjeksikan karbon dioksida. Hasil yang diperoleh yaitu parameter reservoir temperature memiliki pengaruh yang paling tinggi dalam penyimpanan CO2 di saline aquifer dengan main effect sebesar 93% dilanjutkan dengan thickness dengan main effect sebesar 5.2%, residual gas saturation, porosity, permeability, dan maximum bottomhole pressure dengan persentase main effect yang rendah.
No other version available