Text
Pengaruh tempering pada Hassil Pengelasan swaw Pegas Daun Mobil Mitshubishi Fusho 220hd terhadap Sifat Mekanis
Pengelasan adalah penyambungan dua atau lebih logam dengan cara melunakkan sebagian logam dasar dan logam pengisi terlepas dari regangan dan logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang saling menyambung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kekuatan bending, kekuatan kekerasan dan struktur mikro pada sambungan pengelasan baja pegas daun SUP9A dengan berbagai variasi suhu tempering 400°C, 460°C, 520°C, dan non tempering Proses pengelasan menggunakan mesin las SMAW dengan arus 90 A, kawat elektroda E7018 diameter 2,6 mm, material yang digunakan adalah baja pegas daun SUP9A dengan ketebalan 10mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian bending nilai kekuatan rata-rata tertinggi terdapat pada non temper sebesar 129 MPa dan nilai rata-rata bending terendah pada variasi 520°C sebesar 112,5MPa, sedangkan untuk nilai hasil kekerasan tertinggi pada non temper sebesar 46,6 HRc, dan terendah pada variasi 520°C sebesar 27,3 HRc, dan selanjutnya pada pengujian struktur mikro non temper dan variasi 400°C, 460°C memiliki sifat material yang memiliki sifat material yang lunak karna fasa ferrit lebih dominan banyak dibandingan fasa perlit dan untuk variasi 520°C memiliki sifat material keras karna fasa perlit lebih dominan banyak dibandingkan dengan fasa ferrit.
No other version available