Text
Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Di Kota Pekanbaru
Pada tahap proses pembangunan IPAL maupun setelah tahap pembangunan dibeberapa
titik di Kota Pekanbaru menimbulkan persepsi yang bebeda-beda di berbagai macam
kalangan masyarakat. Pembangunan IPAL yang sedang berjalan menimbulkan kemacetan
akibat pengeboran yang dilakukan pada badan jalan. Juga pada tahap setelah pengerjaan
IPAL di beberapa titik menimbulkan beberapa masalah seperti debu yang bertebaran dan
menjadi polusi dan juga jalan yang tidak merata. Dalam penelitian ini, Kecamatan Sukajadi
menjadi lokasi utama karena beberapa titik pembangunan IPAL masih dalam tahap
pengerjaan seperti di Jalan Cempaka dan Jalan Mangga, dan beberapa telah rampung akan
tetapi masih menimbulkan berbagai masalah seperti di Jalan KH. Ahmad Dahlan dan Jalan
Melati.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui persepsi
masyarakat terhadap dampak pembangunan IPAL Kecamatan Sukajadi serta mengetahui
bentuk pengawasan pemerintah terhadap pembangunan IPAL di Kecamatan Sukajadi.
Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dari jumlah 138 responden rata-rata menjawab
setuju terhadap dampak negatif dari pembangunan IPAL di Kecamatan Sukajadi. Persepsi
masyarakat terhadap dampak pembangunan IPAL di Kecamatan Sukajadi dalam dampak
lingkungan, dampak aksesibilitas, dan dampak ekonomi dari masing-masing pertanyaan
yang ada di kuesioner menjawab setuju untuk polusi debu yang dihasilkan dari
pembangunan IPAL tersebut sangat berdampak negatif bagi masyarakat sekitar. Kemudian
kemacetan lalu lintas dan waktu tempuh perjalanan ke tujuan semakin lama yang
diakibatkan oleh penggalian IPAL, dan juga penggalian IPAL membuat para pembeli
terganggu untuk berbelanja di toko/warung yang berada di pinggir jalan dekat area jalan
penggalian IPAL.
No other version available